Sejarah: Tolak Megawati Nyapres, Gerakan Pro Jokowi Bangkit

 

Dengan makin memanasnya suhu politik jelang Pilpres 2014, menyelip aspirasi agar PDI Perjuangan tidak lagi ngotot memperjuangkan ketua umumnya, Megawati sebagai kandidat Presiden. Pengalaman di Pilpres 2004 dan 2009 dipandang sudah cukup sebagai sebuah pengalaman berharga.

Karena itu sekelompok kader loyal PDI Perjuangan mengkonsolidasikan gerakannya menjadi Pro Jokowi, dengan harapan Jokowilah yang mendapatkan tiket menuju bursa Capres 2014. Gerakan ini dimotori salah satunya oleh Budi Arie Setiadi.

“Rakyat membutuhkan pemimpin yang berani dan jujur. Rakyat membutuhkan pemimpin yang mampu membawa perubahan sejati dan membawa bangsa ke arah kemajuan. Jokowi ada di hati rakyat, karena rakyat ada di hati Jokowi.” Demikian Budi Arie menjelaskan pilihannya yang berani beda kepada media.

Menurutnya ini adalah aspirasi dari kader-kader PDIP di daerah, dan juga hasil kepuasan rakyat menyaksikan kinerja Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta.  “PDI Perjuangan adalah partai yang tanggap mendengarkan suara rakyat. Sejarah telah membuktikan, PDI Perjuangan menjadi pemenang dan besar ketika terjadinya satu kesatuan nafas dengan rakyat,” tandasnya dengan yakin harapannya akan jadi kenyataan.

Sebanyak 19 orang telah sepakat dan mendeklarasikan gerakan Pro Jokowi ini, antara lain:

1. Budi Arie Setiadi (Muni) (kader dan aktivis UI 98).

2. Fahmi Alhabsyi (kader dan aktivis UI 98).

3. Sumarno (Gareng) (simpatisan dan Sek.Paguyuban Warga Klaten DKI).

4. Jonacta Yani (kader 7 penggagas Posko Mega Gotong Royong).

5. Waway Koswara (simpatisan & aktivis UI 98).

6. Julaini Soni (simpatisan & Ket.Paguyuban Warga Pekalongan DKI & Ketua Angkatan Muda Jawa Tengah DKI).

7. Firmansyah (kader).

8. Suparmin M.S (simpatisan & Ket.Paguyuban Warga Klaten di DKI).

9. Suparman (simpatisan & Ket.Paguyuban Warga Sragen di DKI).

10. Riyanto (simpatisan & Ket.Paguyuban Karanganyar di DKI).

11. Sukahar (simpatisan & Ket.Paguyuban Warga.Pati di DKI).

12. Agus Hiyanto (simpatisan & Ket.Paguyuban Warga Demak di DKI).

13. Bambang Dwi (simpatisan & Ket.Paguyuban Warga Wonogiri DKI).

14. Hadi Kusuma (simpatisan & Ket.Paguyuban Warga Pemalang DKI).

15. Muhammad Nasir (simpatisan & Ket.Paguyuban Warga Boyolali DKI).

16. Bambang Wir (simpatsan & Ket.Paguyuban Warga Purworejo DKI).

17. Hud Assegaf (simpatisan).

18. Triono (simpatisan & peng.Paguyuban Warga Klaten DKI).

19. Shiharyono (simpatisan & Ket.Paguyuban Warga Cilacap DKI).

Sumber: https://www.merdeka.com/politik/tak-mau-mega-nyapres-muncul-gerakan-pdip-pro-jokowi.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: