Banjir Dukungan: Deklarasi Borobudur 18 Sekretariat Nonton Bola Piala Dunia

Piala Dunia akan segera menjelang.  Kegiatan nonton bola bersama pun jadi trend. Setelah menetapkan rumah di jalan Borobudur 18 sebagai sekretariat, panitia Nonton Bola Piala Dunia 2018 langsung bergerak mempersiapkan acara.  Rumah ini akan jadi pusat administrasi, koordinasi, dan informasi segala kegiatan yang dilakukan oleh kepanitiaan. Posisinya yang strategis diharapkan memudahkan persiapan acara Nonton Bola Piala Dunia tersebut.

Menurut Panel Barus, Ketua Pelaksana Panitia Nonton Bola Piala Dunia 2018, ide Nonton Bola jutaan orang secara bersamaan ini datang begitu saja dalam obrolan beberapa kelompok relawan, yang memperhatikan bahwa sepakbola adalah jurus ampuh mempersatukan rakyat Indonesia. “Idenya dari teman-teman diskusi menjelang piala dunia 2018, ada Pak Budi Arie, Mas Joko dan lain-lain, Piala Dunia 2018 ini akan menyedot perhatian semua orang. Semua akan nonton.  Indonesia kan negara terbesar kedua setelah meksiko yang gila bola.”

Bukan hanya benefit mempersatukan bangsa, namun secara otomatis juga akan mendorong kegiatan bernilai ekonomi di daerah-daerah seperti di desa. “Saat ada tontonan di bawah, apalagi jelang lebaran, saat orang banyak ngumpul mudik lebaran, tontonan ini jadi hiburan masyarakat, apalagi sepakbola piala dunia, dan uangnya banyak saat THR lebaran, akan terjadi transaksi sangat besar di tempat tontonan tersebut. Misanya kopi, kue, indomie, akan besar terjadi transaksi di desa. Itu akan menggerakkan ekonomi pedesaan.”

Joanes Joko, sekretaris Panitia Nonton Bola Piala Dunia 2018, menimpali dengan menyatakan bahwa mereka selama ini memperhatikan bahwa bangsa Indonesia mudah sekali dipersatukan dengan bola secara alamiah dan naluriah. “Kalau sudah urusan bikin acara nonton bola, jauh sebelum orang gabung relawan-relawanan, bikin aksi segala macam, semua orang pasti sudah pernah nonton bola. Jadi tanpa perlu persiapan atau adaptasi macam-macam, kita bisa menggerakkan orang untuk bersama-sama nonton.” Ini diamini pula oleh Budi Arie Setiadi sebagai penanggung jawab kegiatan ini, “Kami berharap Nonton Bola Piala Dunia 2018 ini menjadi sarana untuk membuat Indonesia menjadi Guyub , Damai dan Bersatu.” Ia juga menyinggung bahwa ini adalah sebuah niat baik untuk merekat persatuan bangsa melalui nonton bola di seluruh pelosok nusantara.

Berbagai organ relawan kompak bahu-membahu mewujudkan ide cemerlang ini. Dengan melibatkan 3-5 juta orang dalam kepanitiaan di tingkat nasional sampai daerah, kegiatan ini ditargetkan akan melibatkan penonton hingga 100 juta orang, dan dengan demikian berpotensi menjadi sebuah gerakan yang masif dan besar.

Dan sebagai aksi nyata mewujudkan ide Nonton Bola Piala Dunia 2018, pada tanggal 12-13 Mei nanti, akan diadakan Rakornas Panitia Nonton Bola Piala Dunia 2018.

Banjir Dukungan Karena Niat Tulus Mempersatukan

Sebagai sebuah gerakan bersama para relawan, acara ini dinilai positif dan bermanfaat besar. Kartika Djoemadi dari Jasmev memuji ide kegiatan ini, “Nonton bareng Piala Dunia 2018 ini sekaligus merupakan ajang silaturahim nasional yang paling ditunggu-tunggu oleh hampir seluruh warga negara Indonesia, karena sepak bola merupakan salah satu olah raga yang paling kita sukai .”

Ulin Yusron salah seorang penggerak relawan media sosial mengungkapkan dukungan serupa, “Dunia menyatukan semua penggemar bola sedunia tanpa membedakan suku, agam, ras dan antar golongan. Sepak bola adalah olah raga yang penuh sportivitas bagi pemain maupun penonton. Ada respect antara pemain maupun penonton. Begitulah hidup kita seharusnya.”

Sementara itu dukungan dari daerah juga terus mengalir. Pery Monjuli, Relawan Anti Hoax dari Jambi memuji ide ini. “Mantap ide ini. Kalau bagi kami warga Jambi, kalau sudah ngumpul-ngumpul gratis, apalagi kalau boleh usul ada doorprizenya, dipastikan akan ramai!” Koordinator Jasmev Sumatera Utara, Kurnia Agung Djoemadi juga memberi respon positif serupa, “Kami di Sumatera Utara, jelas akan tegak lurus mendukung acara nonton bola bersama ini. Ini juga bentuk dukungan kami bagi persatuan.”

Tak kalah, Ananda Sukarlan, komponis dan pianis yang giat menyebarkan pesan kebhinekaan lewat serial karyanya, Rapsodia Nusantara, antusias dengan niat menyatukan relawan lewat olahraga.  “Yeeeyyy.. Relawan pada mau bikin Nonton Bola Piala Dunia 2018 dalam semangat kebersamaan dan persatuan Indonesia. Enjoy yah yang pada ikutan. Jangan lupa bawa cemilannya, jangan biskuit yg kebanyakan micin lho hiihihi.”

Ira Lathief, penggerak Gerakan Wisata Bhinneka juga menganggap ide mengangkat nonton bola bersama adalah cara kreatif untuk merajut persatuan dan kesatuan berbagai golongan dari berbagai ideologi dan pandangan politik, termasuk ras, suku, dan agama.

“Apapun pilihan politiknya, sepakbola yang bisa menyatukan orang Indonesia!” Tegas Ira.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: